LKPD Permainan Softball

Pengertian LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)
LKPD merupakan kumpulan dari lembaran yang berisikan kegiatan peserta didik yang memungkinkan peserta didik melakukan aktivitas nyata dengan objek dan persoalan yang dipelajari. LKPD berfungsi sebagai panduan belajar peserta didik dan juga memudahkan peserta didik dan guru melakukan kegiatan belajar mengajar. LKPD juga dapat didefenisikan sebagai bahan ajar cetak berupa lembar-lembar kertas yang berisi materi, ringkasan, dan petunjuk-petunjuk pelaksanaan tugas yang harus dikerjakan oleh peserta didik, yang mengacu pada kompetensi dasar yang dicapai (Andi Prastowo, 2011: 204). Tugas-tugas yang diberikan kepada peserta didik dapat berupa teori dan atau praktik.

Kriteria Penyusunan dan Penulisan LKPD Berikut ini merupakan kriteria penyusunan dan penulisan LKPD yang dapat dikembangkan oleh guru secara mandiri dalam pembelajaran PJOK di sekolah. 

A. Tujuan penyusunan LKPD 
Tujuan penyusunan LKPD untuk pembelajaran adalah sebagi berikut: 
  1. Memperkuat dan menunjang tujuan pembelajaran dan ketercapaian indikator serta kompetensi dasar dan kompetensi inti yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku. 
  2. Membantu peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran. 
B. Bahan 
  1. Bahan ajar yang digunakan untuk membantu guru dalam mempermudah proses pembelajaran harus sesui dengan kriteria sebagai berikut: 
  2. Tersusun logis dan sistematis. Penyusunan bahan perlu menyeleksi konsep yang akan dibelajarkan dan urutan rantai kognitifnya harus diperhatikan. b. Sesuai dengan kemampuan dan tahap perkembangan peserta didik. Dalam hal ini peserta didik SMP berada dalam tahap perkembangan kognitif peralihan antara operasional konkrit ke operasional formal, sehingga mereka masih mudah untuk berfikir konkrit dan sudah mulai dapat diajak berfikir abstrak. c. Bahan ajar dapat merangsangdan memotivasi keingintahuan peserta didik. d. Bahan ajar mitahir dan memiliki kontekstualitas yang tinggi. 
C. Metode 
Metode dalam menyusun LKPD adalah sebagai berikut: 
  1. Memperkaya kegiatan di dalam kelas, contohnya dapat berupa kegiatan diluar kelas atau kegiatan laboratorium. 
  2. Memotivasi peserta didik. 
  3. Mengembangkan keterampilan proses peserta didik. 
  4. Mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memecahkan masalah. 
  5. Menanamkan sikap ilmiah melalui proses pembelajaran.
D. Pertimbangan dilihat dari kepentingan peserta didik Pertimbangan dalam menyusun LKPD dilihat dari kepentingan peserta didik, yaitu sebagai berikt: 
  1. Menarik minat peserta didik. 
  2. Atraktif dan impulsif. 
  3. Menambah keyakinan dan rasa “berhasil” bagi peserta didik. 
  4. Memotivasi peserta didik untuk mengetahui lebih lanjut. 
  5. Pemilihan kosa kata dan istilah sains yang sesuai dengan tingkat perkembangan dan usia peserta didik. 
E. Prinsip penggunaan LKPD 
Adapun prinsip penggunaan LKPD adalah sebagai berikut: 
  1. Penggunaan LKPD bukan untuk menggantikan tanggung jawab guru dalam pembelajaran, melainkan sebagai sarana untuk mempercepat pencapaian tujuan pembelajaran. 
  2. Penggunaan LKPD sebaiknya dapat menumbuhkan minat peserta didik terhadap pembelajaran IPA melalui diskusi dan pelaksanaan langkah kerja. 
  3. Guru sebaiknya memiliki kesiapan dalam pengelolaan kelas. 
F. Langkah-langkah Penulisan LKPD 
  1. Berikut ini merupakan langkah-langkah penulisan LKPD yang dapat dikembangkan oleh guru secara mandiri dalam pembelajaran PJOK. Melakukan analisis kurikulum; KI, KD, indikator dan materi pembelajaran. 
  2. Menyusun peta kebutuhan LKPD. 
  3. Menentukan judul LKPD. 
  4. Menulis LKPD. 
  5. Menentukan alat penilaian. 
G. Struktur LKPD Secara Umum 
Berikut ini merupakan struktur LKPD secara umum yaitu: 
  1. Judul kegiatan, Tema, Sub Tema, Kelas, dan Semester, berisi topik kegiatan sesui dengan KD dan identitas kelas. Untuk LKPD dengan pendekatan inkuiri maka judul dapat berupa rumusan masalah.
  2. Tujuan, tujuan belajar sesuai dengan KD. 
  3. Alat dan bahan, jika kegiatan belajar memerlukan alat dan bahan, maka dituliskan alat dan bahan yang diperlukan. 
  4. Prosedur Kerja, berisi petunjuk kerja untuk peserta didik yang berfungsi mempermudah peserta didik melakukan kegiatan belajar.
  5. Tabel Data, berisi tabel di mana peserta didik dapat mencatat hasil pengamatan atau pengukuran. Untuk kegiatan yang tidak memerlukan data bisa diganti dengan tabel/kotak kosong yang dapat digunakan peserta didik untuk menulis, menggambar atau berhitung. 
  6. Bahan diskusi, berisi pertanyaan-pertanyaan yang menuntun peserta didik melakukan analisis data dan melakukan konseptualisasi. 
H. Evaluasi LKPD 
Berikut ini merupakan evaluasi LKPD secara umum yaitu: 
  1. Pengetahuan. 
  2. Keterampilan. 
  3. Sikap. 
  4. Produk/benda kerja sesuai kriteria standar. 
  5. Batasan waktu yang telah ditetapkan. 
  6. Kunci jawaban/penyelesaian. 
Berikut contoh secara garis besar rancangan LKPD materi “Permainan Softball Kelas X ”.

Keterangan:
Kegiatan 2: Menuliskan/mengetik nama-nama peralatan dalam permainan softball sesuai dengan gambar.
Kegiatan 3: Menghubungkan dengan garis pada gambar, istilah pemain dan tugas.
Kegiatan 4: Mempraktikan teknik dasar sesuai dengan langkah-langkah yang diberikan. Beri tanda centang (V) pada box, apabila langkah teknik tersebut dapat dikuasai dengan baik.
Kegiatan 5: Membuat ringkasan, catatan, kata kunci, untuk mempermudah dalam memahami dan mempraktikan teknik permainan softball.

Cara mengirim jawaban ikuti langkah berikut!
  • Pilih "Email my answer to my teacher"
  • Enter your full name : (no absen dan nama lengkap) menggunakan hurup kapital.
  • Grup/level: (kelas) huruf kapital tanpa spasi. Contoh: XTKJ1
  • School subject: nama sekolah (SMKN 1 Manggis)
  • Enter your teacher's email or key code: Silahkan masukan kay code: c6v0327gy7  
  • Send: Mengirimkan jawaban.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "LKPD Permainan Softball "

Post a Comment